Berita

Gubernur DKI Anies Baswedan/RMOL, Bonfilio Putra

Nusantara

Anies Bersyukur Musibah Banjir Kiriman Tidak Bersamaan Dengan Air Pasang Laut

SABTU, 27 APRIL 2019 | 04:23 WIB | LAPORAN:

Lakukan peninjauan langsung ke pintu air Manggarai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedikit bernafas lega karena bencana banjir yang merupakan air kiriman dari Bogor, Jawa Barat tidak berbarengan dengan naiknya air laut.

Karena, bila hal itu terjadi bersamaan, maka Ibu Kota berpotensi menjadi kolam renang terbesar.

"Bila dari Bogor kiriman airnya banyak lalu lautnya pasang, maka air itu akan berhenti di Jakarta dan menimbulkan banjir besar. Kita bersyukur itu tidak terjadi tadi pagi Insya Allah ini juga tidak terjadi di malam ini dan besok," kata Anies di Pintu Air Manggarai, Jakarta. Jumat (26/4).


Itu sebabnya, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini bersyukur fase tingkat akhir di pintu air Manggarai sudah mulai beraangsur surut dan dibarengi surutnya banjir di area permukiman.

"Ya memang sunnatullahnya begitu, biasanya begitu kalau sudah sore dia akan naik (air lautnya). Tapi kita bersyukur bahwa volume air puncak sudah lewat paling tidak kita pantau di pintu air manggarai," ungkapnya

Seperti diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mendata, sedikitnya ada 17 titik lokasi banjir usai siaga 1 dua bendungan tersebut.

Di wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan, titik lokasi banjir tersebar di RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, RW 01 Kelurahan Srengseng Sawah, RW 01 Kelurahan Pengadegan, RW 07 Kelurahan Rawajati, RW 05, 06, 07, 08 Kelurahan Pejaten Timur, dengan ketinggian banjir sekitar 20 cm hingga 170 cm.

Lalu wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur mencakup RW 02, 05, 08 Kelurahan Cawang, RW 05 Kelurahan Balekambang, RW 04, 05, 08 Kelurahan Kampung Melayu, RW 07, 11 Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian banjir mencapai 20 cm hingga 100 cm.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya