Berita

Eggi Sudjana/RMOL

Politik

Dilaporin Caleg PDIP Ke Polisi, Eggi: Ini Orang Nggak Ngerti Hukum

JUMAT, 26 APRIL 2019 | 15:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Eggi Sudjana memenuhi panggilan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan makar dari caleg PDI Perjuangan, Dewi Tanjung.

Sekitar pukul 13.30 WIB, Eggi tiba di gedung Reskrimum PMJ ditemani emak-emak relawan Prabowo-Sandi.

Kepada wartawan, Eggi mengaku sebenarnya malas meladeni laporan semacam ini.


"Apalagi ini lapor balik gitu. Karena saya belajar dari Pak Prabowo, dia difitnah kayak apapun, dicaci maki, terakhir dibilang sinting gila, dia nggak ngelawan. Saya ikutin Prabowo sebagai yang saya jadikan pemimpin, tapi kenapa saya ke sini juga ya karena dipanggil oleh polisi, saya hargai polisi," ucap Eggi, Jumat (26/4).

Eggi menjelaskan, dirinya tidak bisa dipidana jika pasal 160 KHUP tentang penghasutan yang digunakan dalam laporan Dewi Tanjung.

"Melaporkan saya pakai pasal 160, 160 itu pasalnya sudah diubah frasanya oleh MK, oleh putusan nomor 7 tahun 2009 bahwa pasal 160 itu jadi delik materil. Delik materil tidak bisa saya dipidana atau dipersoalkan kalau tidak ada akibat dari apa yang disampaikan," tegasnya.

Saran dia, pelapor mempelajari hukum lebih baik lagi jika ingin melaporkan dirinya ke polisi.

"Misal penghasutan, apa yang jadi hasil penghasutan? Kan tidak ada, people powernya juga belum ada kok udah dilaporin, kan norak gitu loh. Ini orang nggak ngerti hukum, apalagi dilaporin makar. Ini makar tuh makar apa, baca pasal 104, 106, 107 KUHP di situ jelas," sindirnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya