Berita

Arief Budiman/RMOL

Politik

Ketua KPU: TPF Kecurangan Tidak Diperlukan

JUMAT, 26 APRIL 2019 | 12:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) buka suara soal wacana pembentukan tim pencari fakta (TPF) untuk mengusut kecurangan Pemilu serentak 2019.

Sebelumnya, banyak pihak mendesak agar TPF Kecurangan Pilpres dibentuk untuk mengungkap dugaan kecurangan masif terjadi. Sejauh ini, kedua kubu baik 01 maupun 02 juga telah mengklaim menerima ribuan laporan dugaan kecurangan.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Arief Budiman menilai TPF Kecurangan belum diperlukan untuk dibentuk.


"Saya merasa belum sampai sejauh itu, tidak diperlukan menurut saya," ujar Ketua KPU, Arief Budiman di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (26/4).

Arif menjelaskan sampai saat ini semua tim di KPU bekerja sesuai mekanisme untuk melakukan rekapitulasi data.

Soal isu dugaan kecurangan dan data tidak valid yang muncul di hadapan publik, kata Arif, hal inilah yang perlu diselesaikan hingga masyarakat paham.

"Publik harus kita edukasi supaya mereka paham dan tahu mana yang dipercaya dan tidak dipercaya informasinya," tukasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya