Berita

Istimewa

Pertahanan

Panglima TNI: Tangkal Spektrum Ancaman Dengan Kerja Sama Bilateral dan Multilateral

JUMAT, 26 APRIL 2019 | 08:58 WIB | LAPORAN:

Menangkal spektrum ancaman yang kompleks dengan meningkatkan kerjasama bilateral dan multilateral baik pada tingkat Angkatan Bersenjata maupun antar negara.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., pada saat memberikan sambutan pembukaan sidang ke-10 High Level Committee Thailand-Indonesia (Thainesia HLC) di Markas Komando Pertahanan Udara Nasional (Makohanudnas), Jl. Mustang 5, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (25/4).
Pada kesempatan tersebut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga  mengatakan bahwa hakekat ancaman kedepan memerlukan kerjasama yang erat dan kuat antar negara negara di kawasan. Kejahatan lintas negara, ancaman terorisme, ancaman cyber merupakan ancaman nyata yang harus dapat cegah dan ditangkal secara bersama sama.

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyakinkan bahwa kerjasama antara TNI dan Royal Thai Armed Forces (RTARF) telah terjalin sangat lama dan semakin meningkat. Kerjasama diberbagai bidang seperti intelijen, operasi, pendidikan dan pelatihan diharapkan akan dapat memberikan kontribusi yang strategis didalam upaya mengembangkan kerjasama yang lebih saling menguntungkan dimasa mendatang.

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyakinkan bahwa kerjasama antara TNI dan Royal Thai Armed Forces (RTARF) telah terjalin sangat lama dan semakin meningkat. Kerjasama diberbagai bidang seperti intelijen, operasi, pendidikan dan pelatihan diharapkan akan dapat memberikan kontribusi yang strategis didalam upaya mengembangkan kerjasama yang lebih saling menguntungkan dimasa mendatang.

Sementara itu, Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand Jenderal Ponpipaat Benyasri dalam sambutan balasannya menyampaikan bahwa Thainesia HLC memiliki peran yang sangat penting  dalam memberikan jaminan keamanan dan hubungan baik antara kedua Angkatan Bersenjata, sehingga hal ini menjadi pendukung ASEAN menjadi semakin kuat.

Jenderal Ponpipaat Benyasri menegaskan perlu diperkuatnya kerjasama di bidang intelijen hingga pada tingkat Analyst To Analyst Exchange (ATAX), untuk menangkal kejahatan lintas negara dan ancaman terorisme yang menjadi musuh bersama.

Pada kesempatan yang sama Jenderal Ponpipaat Benyasri menyampaikan bahwa hubungan antara Thailand dan Indonesia telah terjalin dengan baik, hal tersebut terlihat dari berbagai kerjasama militer yang dilaksanakan oleh kedua Angkatan Bersenjata.

Pembukaan sidang ke-10 Thainesia HLC selanjutnya diikuti dengan agenda laporan hasil dan evaluasi kerjasama dari masing masing bidang kepada Panglima TNI dan Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand. Rangkaian kegiatan sidang diakhiri penandatangan sign of minutes of the outcomes Thainesia HLC 2019 dan saling tukar menukar cinderamata.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya