Berita

Prabowo-Sandi/Net

Politik

Hitungan Rekat, Prabowo-Sandi Raih 67,8 Persen

MINGGU, 21 APRIL 2019 | 22:46 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Pergerakan perolehan suara Prabowo-Sandi menunjukkan hasil yang signifikan. Berdasarkan penghitungan sementara Relawan Kawal TPS (Rekat) Indonesia, pasangan 02 jauh lebih unggul dibanding petahana Joko Widodo-Maruf Amin.

Direktur Rekat Indonesia, Tanty Widanarni mengatakan bahwa berdasarkan penghitungan sementara yang dilakukan internal pihaknya, setidaknya Prabowo Subianto- Sandiaga Uno mendapatkan suara sebanyak 67,8 persen. Sementara pasangan Joko Widodo-Maruf Amin mendapatkan 32,2 persen.

“Pasangan Jokowi-Maruf meraih 32,2 persen, Prabowo-Sandi meraih 67,8 persen,” kata Tanty Widanarni kepada wartawan di Jakarta, Minggu (21/4).


Menurutnya, suara yang masuk ke Rekat Indonesia telah terverifikasi dari rekapitulasi data C1 yang berasal dari 4.348 TPS, dengan jumlah pemilih mencapai 1.033.933 orang.

Perolehan persentase angka itu, kata Tanty, tidak banyak mengalami perubahan sejak pihaknya mendapat input data dari para relawan melalui aplikasi Rekat Indonesia usai Pilpres 17 April selesai dihitung di setiap TPS di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut Tanty menjelaskan, pihaknya hingga saat ini masih terus menghimpun perolehan suara kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden dari 34 Propinsi.

Berbeda dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) sebelum-sebelumnya yang mengandalkan perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU), kini banyak komunitas yang melakukan perhitungan serupa berdasarkan hasil perolehan di masing-masing TPS.

“Data yang didapat dari relawan dilengkapi dengan foto C1 Plano berhologram agar dapat dipertanggungjawabkan validasinya,” pungkasnya.

Rekat Indonesia adalah aplikasi berbasis native mobile yang di dalamnya tergabung puluhan elemen masyarakat pendukung Prabowo-Sandi yang secara resmi diluncurkan pada pembekalan relawan oleh BPN pada 15 Maret 2019 yang dihadiri oleh Capres Prabowo Subianto.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya