Berita

Nusantara

Di Lampung, Pemenang Capres Tertukar Dari 02 Ke 01

MINGGU, 21 APRIL 2019 | 03:12 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Pemenang capres sempat tertukar dari paslon 02 Prabowo-Sandi menjadi paslon 01 Jokowi-Maruf. Kesalahan terjadi di TPS 2, Pekon Balaikencana, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.

Di website pemilu2019.kpu.go.id, paslon 01 Jokowi sempat mendapatkan 105 suara sedangkan paslon 02 Prabowo-Subianto tidak memeroleh satu suarapun alias zonk.

Dari data yang ada di form C-1 di TPS tersebut, paslon 02 Prabowo-Sandi memeroleh 105 suara sedangkan paslon 01 Jokowi-Maruf hanya mendapatkan 80 suara. Ada empat suara tidak sah.


Bawaslu Pesisir Barat menyatakan ada kesalahan ketika meng-upload pertama hitung cepat (quick count) sehingga perolehan suara pilpres tidak sesuai antara form C1 dengan yang tercantum di website pemilu2019.kpu.go.id.

Kekeliruan tersebut sudah diperbaiki, kata Komisioner Bawaslu Pesisir Barat, Kodrat, Sabtu (20/4).

Hasil sidang pleno PPK di Kecamatan Krui Selatan, kata dia, hasilnya paslon 01 memeroleh 80 suara dan paslon 02 sebanyak 105 suara.

Menurut Kodrat, KPPS sudah menyatakan ada kesalahan petugas TPS dalam input data hitung cepat KPU. Dengan adanya perbaikan, tidak ada permasalahan lagi, katanya dilansir Kantor Berita RMOL Lampung.

Terhadap KPPS yang melakukan kekeliruan, dikatakannya, tak ada sanksi, hanya dilakukan pembetulan saja terhadap kekeliruan input data.

"Terhadap KPPS, tidak ada pasal yang mengatur sanksi pidana. Lain halnya jika terjadi di tingkat PPS, PPK atau KPU,” katanya.

Ketua DPC Partai Gerindra Pesisir Barat A.E. Wardana Kusuma menyatakan, pihaknya tetap berprasangka baik. Mungkin memang kelalaian dan keteledoran mereka,” katanya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya