Berita

Istimewa

Nusantara

Pekan Depan, Banyuwangi Agroexpo Hadirkan Kebun Bunga Instagrammable

SABTU, 20 APRIL 2019 | 07:02 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar Banyuwangi Agroexpo pada 25 April-1 Mei 2019. Salah satu agenda Banyuwangi Festival yang menampilkan kekayaan pertanian lokal ini bakal menjadi atraksi menarik karena memadukan pengembangan inovasi pertanian modern, edukasi sekaligus jadi destinasi wisata bagi masyarakat.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, Agro Expo 2019 akan memberikan suasana berbeda karena digelar di lokasi baru seluas 10,6 hektar yang berada di kawasan lereng Gunung Ijen Kecamatan Licin. Sebelumnya Agro expo di gelar di areal persawahan di tengah kota.

“Kita ingin kegiatan agro expo ini bisa berkelanjutan menjadi destinasi pariwisata baru daerah. Makanya kita pindah agak ke atas di sekitar Lereng Ijen yang lokasinya lebih memadai. Lokasi baru ini cukup luas  dan menawarkan pemandangan yang indah khas pegunungan. Bahkan kota Banyuwangi dan selat Bali juga terlihat, sangat pas untuk berwisata,” kata Anas, Jumat (19/4).


Selain menawarkan lokasi baru yang menawan, Agro Expo yang mengangkat tema creative agriculture ini, juga dipastikan tampil dengan lebih menarik.  Beragam aneka tanaman pertanian unggulan daerah mulai hortikultura, tanaman pangan, perkebunan hingga peternakan dan semua produk olahannya di tampilkan di ajang ini.

Aneka tanaman dan buah eksotis asal Banyuwangi juga turut dipamerkan dalam expo tersebut. Mulai dari padi hitam, durian merah, nangka merah dan semangka merah dan kuning non biji. Juga ada hamparan bunga-bunga cantik warna warni yang menjadi spot selfie instagrammable.

Selain menjadi ruang pamer pertanian, ajang ini juga ingin menunjukkan kepada khalayak beragam teknik tanam modern yang bisa diadopsi masyarakat.

"Semua tanaman di lahan agro expo ini ditanam dari bibit hingga tumbuh besar bahkan berbuah sejak tiga bulan terakhir. Di sini, kami ingin menunjukkan bahwa dengan cara tanam dengan teknik yang tepat, berkebun dan bercocok tanam itu bisa bisa dilakukan siapapun dan kapan pun. Ayo, jangan ragu-ragu berkebun dengan mengoptimalkan lahan yang ada," ajak Anas.  

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya