Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Turki Tangkap Dua Agen Intelijen Asing, Diduga Dari UEA

JUMAT, 19 APRIL 2019 | 23:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki menangkap dua agen intelijen asing yang mengaku memata-matai atas nama Uni Emirat Arab (UEA).

Turki tengah menyelidiki apakah mungkin ada kaitannya agen mata-mata tersebut dengan pembunuhan tahun lalu terhadap wartawan Saudi Jamal Khashoggi di konsulat Istanbul Arab Saudi.

"Kami sedang menyelidiki apakah kedatangan individu utama di Turki itu terkait dengan pembunuhan Jamal Khashoggi," kata seorang pejabat Turki anonim kepada Reuters.


Dia menambahkan, orang itu telah dipantau selama enam bulan sebelum penangkapan di Istanbul pekan ini.

"Ada kemungkinan bahwa ada upaya untuk mengumpulkan informasi tentang orang Arab, termasuk pembangkang politik, yang tinggal di Turki," jelasnya pada Jumat (19/4).

Pejabat Turki menyita sebuah komputer terenkripsi yang ditemukan di sebuah tempat yang dijadikan sebagai pangkalan cincin mata-mata di Istanbul.

Pejabat itu, mengatakan bahwa pernyataan yang dikeluarkan oleh mata-mata yang dicurigai itu menyiratkan ada operasi intelijen yang menargetkan para pengasingan dan mahasiswa politik.

"Kami memiliki bukti luas tentang aktivitas rahasia individu di tanah Turki," kata pejabat itu, menyebutnya sebagai kasus "kedap udara".

"Mereka juga mengaku dipekerjakan oleh badan intelijen UEA," sambungnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya