Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Puskaptis: Jokowi-Maruf Dan Prabowo-Sandi Selisih Tipis

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 02:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Persaingan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 sangat ketat.

Hitung cepat perolehan suara yang dilakukan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menyatakan pasangan Jokowi-Maruf unggul tipis.

Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid menerangkan, hingga Rabu malam (17/4) pukul 19.30 WIB, pasangan Jokowi-Maruf unggul 50,22 persen, sedangkan Prabowo-Sandi meraih 49,78 persen.


"Itu baru progres data terinput 45 persen," katanya kepada wartawan di Menteng, Jakarta.

Puskaptis mencatat, Jokowi-Maruf unggul di Jawa Tengah dengan perolehan 73,17 persen dan 26,83 persen untuk Prabowo-Sandi. Sementara, di Jawa Barat, Prabowo-Sandi unggul sebesar 67,89 persen dan Jokowi-Maruf 32,11 persen.

Untuk sementara, Jokowi-Maruf juga unggul di Jawa Timur dengan perolehan dukungan 61,55 persen dan Prabowo-Sandi 38,45 persen.

"Kami ambil di titik-titik itu karena titik-titik itu merupakan titik pemenangan, kantong-kantong terbesar," beber Husin.

Berdasarkan pulau, Jokowi-Maruf juga unggul sementara di Jawa, Kalimantan, dan Papua-Maluku, sedangkan Prabowo-Sandi unggul di Sumatera, Sulawesi, dan Bali-Nusa Tenggara.

Hitung cepat Puskaptis diperoleh berdasarkan pemilihan sampel secara multistage random sampling dari 1.072 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia dengan proporsional di 415 kabupaten/kota di 34 provinsi. Adapun, tingkat kesalahan hitung cepat sebanyak 1 persen pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya