Berita

Warga mengabtri untuk menggunakan hak suara/RMOL

Dunia

Analis: Australia Pantau Pemilu Indonesia Demi Mengenal Tetangga

RABU, 17 APRIL 2019 | 23:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemilu yang digelar di Indonesia tidak lepas dari pantauan negara-negara asing, termasuk Australia.

Bukan tanpa alasan, para ahli mengatakan, Australia harus memperhatikan pemilu di Indonesia karena negeri kanguru perlu mengetahui negara tetangganya.

"Ini pertanyaan untuk mengetahui tetangga Anda," kata Profesor Colin Brown dari Griffith University.


"Jika Anda ingin hubungan yang baik dengan seseorang, Anda perlu tahu sesuatu tentang mereka," jelasnya.

Brown lebih lanjut menilai, petahana Joko Widodo telah menjadi sekutu Australia dalam banyak hal termasuk kontrol perbatasan.

Sementara lawannya, Prabowo Subianto tidak memiliki rekam jejak sebagai pemimpin politik, namun juga membawa pendekatan nasionalis.

“Salah satu frasa yang dia (Prabowo) gunakan dalam kampanyenya adalah 'Membuat Indonesia hebat kembali'. Dia seperti Trump dalam beberapa hal," tandasnya seperti dimuat 9 News Australia.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya