Berita

Advokat Otto Hasibuan/Net

Politik

Otto Hasibuan: Jika Serius, Mudah Bagi Pemerintah Ungkap Skandal Surat Suara di Malaysia

SENIN, 15 APRIL 2019 | 22:58 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Indonesia dinilai sangat mudah untuk mengungkap skandal surat suara yang telah dicoblos di Selangor Malaysia.

Demikian disampaikan oleh advokat senior Otto Hasibuan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/4). Menurutnya, pemerintah bisa melakukan pendekatan dilpomatik dalam menyelesaikan polemik tersebut.

Pendapat Otto berkaca pada keberhasilan pemerintah melobi Kuala Lumpur untuk tidak mengeksekusi mati Tenaga Kerja Wanita (TKW) Siti Aisyah beberapa waktu sebelumnya.


"Memang sebenarnya pemerintah punya diplomasi. Sedangkan orang yang mau dihukum mati saja bisa dibuat diplomasi, masa ini tidak bisa dilakukan dengan upaya-upaya diplomasi?" ujarnya.

"Saya pikir ini cukup mudah buat pemerintah kalau sungguh-sungguh. Saya kira itu pasti bisa. Itu saja (pembebasan TKW) bisa, masa ini tidak bisa. Dibuatkan diplomasi," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia mengaku tidak memiliki kewenangan untuk bertindak terlalu jauh, mengingat dugaan kecurangan itu terjadi di negara Malaysia.

"Secara full, yang paling berkompeten menangani kasus itu karena locus tempusnya di Malaysia, maka PDRM yang berkompeten. Kita enggak punya kewenangan apa-apa, kita harus menghargai hukum di negara lain," ujar Karo Penmas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, Senin (15/4). 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya