Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono: Sentra Gakkumdu, Tangkap Rusdi Kirana Kalau Terbukti Curang!

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 15:27 WIB | LAPORAN:

Viral video surat suara tercoblos di Malaysia. Kubu oposisi pun menuntut pihak berwenang untuk segera menangkap Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana. Sebab kecurangan Pemilu dapat memicu kericuhan sosial.

Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Arief Poyuono mendesak Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) untuk mengusut tuntas tentang video yang menunjukkan kalau surat suara Pemilu 2019 tercoblos untuk Paslon 01.

Ada pula surat suara calon legislatif yang sudah dicoblos Caleg Partai Nasdem, Davin Kirana. Davin merupakan putra dari Rusdi Kirana. Jika video itu benar adanya, maka Arief juga meminta Rusdi Kirana ditangkap.


"Harus dibatalkan (hasil pencoblosannya) dan harus ditangkap Duta Besar Indonesia di Malaysia karena sudah membuat kecurangan yang massive," tegasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (11/4).

Diingatkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, sebagai seorang pejabat negara, mestinya Rusdi menjaga Pemilu berlangsung dengan aman, tertib, dan damai dengan menjaga prinsip jujur dan adil. Bukan malah memicu kerusuhan sosial dengan berbuat curang.

"Karena Rusdi Kirana dan Davin itu etnik Tionghoa  yang minoritas sama kayak saya. Tolong Pak Rusdi Kirana jangan main curang untuk kepentingan anaknya. Kasian saudara-saudara Tionghoa kita di tanah air. Boleh berpolitik tapi harus jujur dan jangan curang," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya