Berita

Amnesty International/RMOL

Nusantara

Amnesty International Dorong DPR Hapus Hukuman Mati

RABU, 10 APRIL 2019 | 16:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktur Eksekutif Amnesty International Usman Hamid meminta DPR mengambil inisiatif untuk mengkaji segala peraturan perundang-perundangan yang mengatur ancaman hukuman mati.

“Sebagai badan legislasi, peran DPR sangat penting dalam menghapus hukuman mati guna memperkuat beberapa perkembangan positif di dunia,” kata Usman kepada wartawan di kantornya, HDI Five, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/4).

Pasalnya, tambah Usman, DPR harus selaras jalannya yang telah dilakukan oleh pemerintah melalui forum PBB, yang diketahui abstain dalam resolusi moratorium hukuman mati dalam putaran ke-7 Sidang Umum PBB Desember 2018 lalu.


“Sebagai langkah awal, perubahan UU, DPR dapat memanggil Jaksa Agung serta Menkumham untuk mengkaji penerapan hukuman mati,” saran Usman.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi I Fraksi PDIP Charles Honoris mengatakan, hukuman mati tak lain adalah pembunuhan berencana. Bahkan, kata dia, hukuman mati tidak menimbulkan efek jera.

“Seperti bandar narkoba, walaupun sudah banyak yang dihukum mati, namun peredarannya tidak pernah berhenti,” ujarnya.

Persoalan lain, kata Charles, mayoritas anggota DPR masih setuju adanya pasal-pasal hukuman mati.

“Dalam bahasan RUU pasal hukuman mati pun masih ada ditambah Masih banyak juga anggota yang tidak menunjukan keseriusannya untuk menghapus pasal-pasal hukuman mati tersebut,” demikian Charles.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya