Berita

Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Titiek Soeharto, Prabowo Subianto, GKR Hemas, Sri Sultan Hamengku Buwono X, bersama Rachmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Pengamat Jelaskan Arti Dukungan Sri Sultan

RABU, 10 APRIL 2019 | 09:20 WIB | LAPORAN:

Dukungan dari Sri Sultan Hamengku Buwono X sangatlah penting untuk memperebutkan suara pemilih di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tapi bukan untuk Pulau Jawa secara keseluruhan.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin mengatakan, memperoleh dukungan dari setiap kepala daerah sangatlah penting untuk memastikan tingkat elektabilitas di Pilpres nanti kian moncer.

"Sultan merupakan Gubernur DIY. Dia dicintai rakyatnya, rakyat Yogyakarta. Tentu ucapannya akan didengar oleh rakyatnya," kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/4).


Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo telah lebih dahulu bertemu Sri Sultan pada Sabtu malam (23/3) bulan lalu. Jokowi ketika itu bersama elite PDIP di antaranya Megawati Soekarnoputri, Hasto Kristiyanto, dan Eko Suwanto.

Sri Sultan juga telah bertemu calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto pada Senin (8/4) lalu. Pertemuan berlangsung di Bangsal Kepatihan yang dihadiri Ketua BPN Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Wakil Ketua BPN Rachmawati Soekarno Putri, Titiek Soeharto dan tokoh senior di jajaran Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Yogyakarta, Syukri Fadholi.

Sementara Sri Sultan didampingi sang istri, Gustri Kanjeng Ratu (GKR) Hemas.

Menurut Ujang, dukungan Sultan bukan berarti mempengaruhi suara pemilih di Jawa secara keseluruhan.

"Pengaruh Sultan ada dalam wilayah kekuaasaannya. Yaitu di Yogyakarta," pungkas Ujang yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya