Berita

Fadli Zon/RMOL

Politik

Fadli Zon Usul Hasil Pemilu Dihitung Manual

SELASA, 09 APRIL 2019 | 18:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengklarifikasi soal pengaturan server KPU untuk memenangkan Jokowi Maruf. Meski membantah tudingan tersebut, namun berlakangan muncul kekhawatiran adanya kecurangan.

Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon bahkan menyebut kecurigaan terhadap masalah server KPU bukan baru pertama kali. Hal ini pernah muncul pada Pilpres 2014 lalu.

"Di masa lalu, tahun 2014 saudara Akbar Faisal kalau tidak salah pernah kemudian terungkap juga di media ada penyedotan data," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/4).


Fadli menyebutkan, beberapa gelaran Pilkada belakangan juga ada kasus-kasus server down atau tidak dapat diakses publik. Hal itu memancing kekawatiran publik.

Atas dasar itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini memberi usul kepada KPU untuk menggunakan sistem lama, yakni hitung manual untuk menghindari saling curiga dengan persoalan server.

"Manual berjenjang enggak apa-apa, lebih lama tapi enggak usah pakai server-serveran lagi," demikian Fadli.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya