Berita

Foto: Dok

Politik

12 Caleg DPR Ini Masuk Pilihan Milenial Indonesia

SELASA, 09 APRIL 2019 | 17:36 WIB | LAPORAN:

Indonesia Politica Studies yang bekerja sama dengan Indonesia Millenial Voters Studies melakukan survei pilihan milenial Indonesia terhadap para calon legislatif (caleg) DPR periode 2019-2024.

Alhasil, survei memunculkan 12 nama teratas yang populer di kalangan para generasi milenial.

Survei dilakukan selama periode  5 Maret-15 Maret 2019 dengan menggunakan metode multistage random sampling dan 1.200 responden. Margin of error dalam survei sebesar plus-minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


"Kami juga melihat bagaimana para caleg DPR RI yang aktif menggunakan sosial media untuk mengenalkan dirinya atau berkampanye," ujar Direktur Eksekutif Politica Studies, Andyto Pratama dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (9/4).

12 nama caleg DPR itu terdiri dari Daniel Johan dari PKB Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat (Kalbar) I, Anggawira (Gerindra) Dapil Jawa Barat (Jabar) VIII, Putih Sari (Gerindra) Dapil Jabar VII, Budisatrio Djiwandono (Gerindra) Dapil Kalimantan Timur, Ganis Rumpoko (PDIP) Dapil Jawa Timur (Jatim) III.

Selanjutnya masuk pilihan Christina Aryani (Golkar) Dapil DKI Jakarta II, Lathifa Al Anshori (Nasdem) Dapil Jatim IV, Prananda Paloh (Nasdem) Dapil Sumatra Utara (Sumut) I, Milasari Anggraini (Berkarya) Dapil Jawa Tengah (Jateng) VI, Tsamara Amany (PSI) Dapil DKI Jakarta II, Rian Ernest (PSI) Dapil DKI Jakarta I, Faldo Maldini (PAN) Dapil Jabar V.

“Dalam survei ini terlihat dari nama-nama pilihan milenial, caleg DPR termasuk caleg muda yang umurnya di bawah 40 tahun," jelasnya.

Dari percakapan di media sosial, lanjut Andyto, para milenial berharap para caleg muda bisa memberikan program-program yang berpihak pada milenial, terutama dalam masalah lapangan pekerjaan.

Berdasarkan data KPU, Bawaslu, dan DKPP terdapat 31,3 persen dari DPT yang berjumlah 192.828.520 orang yang merupakan pemilih milenial atau pemilih dengan klasifikasi umur 20-31 tahun. 

"Para caleg muda dan caleg milenial ini juga memperkenalkan diri mereka melalui sosial media atau komunikasi digital karena mereka melihat generasi milenial saat ini mencari informasi ingin mudah dan praktis dengan hanya penggunaan sosial media. Era media sosial ini harus dimanfaatkan juga agar masyarakat bisa mengenali rekam jejak para calon wakil rakyat," tutup Andyto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya