Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Tak Jelas Statusnya, Survei PPPP Asal Amerika Diragukan

SELASA, 09 APRIL 2019 | 17:30 WIB | LAPORAN:

Survei yang diklaim berasal dari Amerika Serikat, yakni Precision Public Policy Polling (PPPP) mencatat pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga unggul 51 persen dibandingkan dengan pasangan Jokowi-Maruf yang hanya 36 persen.

Survei tersebut juga menyebut 13 persen pemilih belum menentukan pilihannya pada Pilpres 2019. PPPP menjelaskan, survey tersebut dilakukan pada 22 Maret hingga 4 April 2019.

Direktur Operasi PPPP, Jokovic Martinez menjelaskan, survei ini dilakukan terhadap 3.032 responden warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih di 2019. Responden diambil dari 800.091 TPS di 499 kabupaten/kota di 34 provinsi.


Metode survei dilakukan dengan wawancara melalui sambungan telepon yang dilakukan oleh staf profesional peneliti survei terlatih (agen langsung) dari pusat panggilan telepon Precision Public Policy Polling di Jakarta. Margin of error +/-  1,78% pada tingkat kepercayaan 95%.

Kantor Berita Politik RMOL kemudian mencoba menelusuri eksistensi PPPP lewat mesin pencari Google, hasilnya nihil untuk lembaga survei PPPP, tidak ada alamat kantor atau alamat situs di internet. Yang ada hanya PPP, hanya mirip.

PPP adalah Public Policy Polling asal Raleigh, North Carolina Amerika Serikat yang didirikan pada 2001 oleh seorang pengusaha Amrik bernama Dean Debnam Kini yang bersangkutan adalah chief executive officer dari lembaga survei itu.

Sedangkan saat dicari nama Jokovic Martinez tidak ditemukan sosok Direktur Operasi PPPP itu. Bahkan, dicari via media sosial Facebook juga tidak dapat menemukan sosok Jokovic tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya