Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Pemilih Jokowi Berpotensi Pindah Ke Prabowo

SELASA, 09 APRIL 2019 | 17:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dua pasangan capres yang bertarung di Pilpres 2019 masih memiliki pemilih loyal atau strong voter di bawah 50 persen.

"Jokowi-Maruf maupun Prabowo-Sandi memiliki tingkat loyalitas pemilih di bawah 50 persen. Dengan persentasi strong voter masing-masing sebesar 43,1 persen untuk Jokowi-Maruf dan 40,9 untuk Prabowo-Sandi," jelas Direktur Voxpoll Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago dalam konferensi pers di Cikini, Jakarta, Selasa (9/4).

Dia menjelaskan, kedua kandidat sama-sama memiliki pemilih loyal meskipun di bawah 50 persen. Pemilih tersebut adalah mereka yang sejak pertarungan Pilpres 2014 akan kembali memilih capres yang sama.


"Artinya hal itu menunjukkan peta politik masih dinamis dan kompetitif. Bisa ditinjau dari angka strong voter baik di pemilih capres maupun pemilih partai politik," kata Pangi.

Menurutnya, pemilih Jokowi-Maruf berpotensi besar pindah pilihan ke Prabowo-Sandi. Salah satu penyebabnya lantaran kecewa dengan kinerja pemerintah.

"Rendahnya angka strong voter ini akan mempengaruhi peta politik secara luas dan akan berpotensi merubah peta politik secara drastis. Di sisi lain pemilih kita juga masih cair," demikian Pangi.

Survei Voxpoll digelar pada 18 Maret hingga 1 April terhadap 1.600 responden di 34 provinsi. Menggunakan metode multistage random sampling, hasil survei mendapati tingkat kesalahan kurang lebih 2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya