Berita

Ratna Sarumpaet/Net

Politik

Prabowo Sempat Minta Ratna Sarumpaet Visum Dan Lapor Polisi

SELASA, 09 APRIL 2019 | 11:17 WIB | LAPORAN:

Calon presiden Prabowo Subianto sempat meminta Ratna Sarumpaet melapor ke polisi. Permintaan itu disampaikan usai ketua umum Partai Gerindra tersebut mendengar cerita Ratna tentang penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang tidak dikenal.

Begitu kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal saat bersaksi dalam sidang kasus berita bohong atau hoax dengan terdakwa, Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (9/4).

Said Iqbal menjelaskan bahwa permintaan itu disampaikan Prabowo saat bertemu dengan Ratna di Lapangan Polo, Bogor 2 Oktober 2018 lalu. Prabowo ketika itu juga ditemani oleh petinggi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.


Said Iqbal mengaku hadir dalam pertemuan itu untuk menemani Ratna. Sebab sebelumnya, Ratna meminta dia untuk mempertemukan dengan Prabowo. Namun ketika itu, Said datang telat. Dia tiba tepat saat Prabowo berbicara.

"Saat itu, Pak Prabowo mengatakan satu, sebaiknya lapor polisi dan visum," ungkap Said dalam sidang.

Pasalnya lanjut Said, menurut Prabowo, dalam kehidupan berdemokrasi, tidak boleh ada sedikitpun kekerasan di dalamnya. Demokrasi harus dijalankan dengan damai, dan adil.

"Terus Pak Prabowo juga bilang kalau memang ada kekhawatiran laporan tidak ada tanggapan dari polisi, Pak Prabowo bersedia bertemu dengan Kapolri," bebernya.

Ditekankan Said, saat itu, dirinya bersama pihak lain yang ada di pertemuan itu sama sekali tidak tahu kalau mereka sudah dibohongi oleh Ratna. Kebohongan baru diketahuinya belakangan setelah Ratna menggelar konferensi pers di kediamannya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya