Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Ekonomi Mentok 5 Persen Ancaman Nyata Bagi Jokowi

SENIN, 08 APRIL 2019 | 19:17 WIB | LAPORAN:

Tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja pemerintah dalam memperbaiki ekonomi bangsa dapat mempengaruhi elektabilitas capres petahana, Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 17 April 2019 nanti.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama empat tahun terakhir tercatat mentok di angka 5,2 persen. Angka ini jauh dari target yang dijanjikan Jokowi sebesar 7 persen.

Pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan bahwa berdasarkan hasil jajak pendapat dari lembaga-lembaga survei, tingkat elektabilitas Jokowi sebagai petahana belum bisa dibilang aman. Kurang optimalnya kinerja ekonomi pemerintahan Jokowi di periode pertama turut andil dalam hal itu.


"Salah satu faktornya adalah masalah ekonomi. Jadi kalau kita tanya hasil survei itu apa masalah yang mendesak atau masalah yang serius, itu perbaikan ekonomi," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/4).

Masalah ekonomi ditekankan Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat. Bahkan, isu tersebut mampu mengalahkan isu lain seperti pariwisata atau kesehatan.

"Tidak ada yang mengatakan masalah pariwisata atau masalah gizi buruk. Jadi artinya apa? Jadi, maslah pertumbuhan ekonomi yang hanya 5 persen ini langsung mempunyai efek terhadap elektabilitas pak Jokowi termasuk kepuasan terhadap pemerintahan," sambungnya. 

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya