Berita

Ketua KPU Arief Budiman/Net

Politik

Ketua KPU Ngaku Belum Bahas Detail Soal Temuan Politik Uang Oleh PPATK

SENIN, 08 APRIL 2019 | 15:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Komisi Pemilian Umum (KPU) Arief Budiman enggan berkomentar terkait temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyebut adanya dugaan politik uang modus baru denga uang elektronik dan asuransi. Arief mengaku belum membahas hal tersebut dengan PPATK, karenanya ia enggan berkomentar.

"Saya belum membahas detail dengan PPATK ya. Kalo saya itu belum bisa ngasih komentar yang itu," ujar Arief kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Senin (8/4).

Sebelumnya, Deputi Bidang Pemberantasan PPATK Firman mengungkapkan adanya dugaan politik uang yang dilakukan oleh peserta Pemilu yakni Caleg, dengan mengiming-imingi calon pemilih dengan uang elektronik dan asuransi kecelakaan.


"Satu orang calon menggunakan modus itu. Dapat temuan bulan Maret ini," ujarnya di Kantor Setara Institute, Jakarta, pada Jumat (5/4) lalu.

Namun demikian, Arief memastikan KPU tetap akan menindak tegas jika didapatkan temuan pelanggaran Pemilu menggunakan modus politik uang atau money politic dengan mendiskualifikasinya.

"Bukan setelah pelantikannya, bahkan waktu jadi Caleg itu kalau terkena pidana bisa didiskualifiasi," tukasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya