Berita

Kampanye Akbar Prabowo-Sandi/Net

Publika

Kampanye Akbar GBK Memutih

MINGGU, 07 APRIL 2019 | 18:48 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

KAMPANYE Akbar Prabowo-Sandi di GBK. Clear political kinetic energy. People power in potential form.

Tengah malam, massa mengalir pelan. Jalan kaki. Tua muda. Besar kecil. Lelaki perempuan. Mantan-mantan Jokower. Hotel-hotel full booked hari ini.

Persiapan singkat. Buru-buru. Hanya Beberapa hari. Nggak ada satu minggu. Bendera Partai Demokrat, PAN, PKS dan Berkarya berkibar-kibar. Tidak ada bendera Partai Gerindra.


Ratusan ormas. Nyanyian "Tumbangkan Jokowi" dan "Ganti, Ganti, Ganti Jokowi. Ganti Jokowi Sekarang Juga", bersahut-sahutan. Gema takbir menggetarkan malam.

Seorang lelaki tidur di bawah spanduk Caleg Saraswati Rahayu Djojohadikusumo. Di Gerbang Utara GBK.

Tenda-tenda, laskar-laskar, posko logistik, pedagang alas sholat, emblem dan atribut. Gelap malam masih pekat. Laskar FPI mencuci lapangan sepak bola.

Seorang ibu setengah bayah datang sendiri dari Bekasi. Mencari teman-temannya di zona GBK. Rombongan teman lainnya on the way menyusul.

Pukul tiga pagi, motor stuck. Ngga bisa bergerak. Massa mulai keluar dari penginapan. Jelang Sholat Subuh, GBK, Gerbang Selatan, Parkir Timur, Asia-Afrika, Gerbang Pemuda sudah penuh. Sesak.

Anthusiasme Pro Prabowo-Sandi is on the rise. Mereka datang tanpa dimobilisasi dan iming-iming nasi bungkus.

Berbeda dengan massa Partai Chebong yang datang demi kaos, ongkos pulang, nasi bungkus, dan duit amplop selembar. Anthusiasme mereka terukur dan terbatas. Karena yang kaya hanya segelintir elite di power structure. Rakyat terbanyak ngga berubah. Tetep susah hidupnya.

Fahrenheit 9/11 filmmaker Michael Moore berkata, ”The Lack of Enthusiasm Is Dangerous”.

Pukul 06 pagi rombongan Etnik Tionghoa datang. Massa sudah padat. Tidak bisa masuk GBK. Sejam kemudian, iring-iringan Jeep Pak Prabowo bersama Amien Rais, Drajat Wibowo, Ustaz Sambo dan lain-lain masuk pelataran GBK. Berputar memeriksa konsolidasi massa.

Di panggung utama, ada delegasi semua agama. Ulama dan Ustad, Biksu Buddha, Nasrani, tokoh-tokoh nasional, Gubernur Anies Baswedan dan perwakilan semua partai pengusung.

GBK saksi Kampanye Terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Minimal ada 300 ribu orang datang mendengarkan orasi politik Pak Prabowo.

Kali ini, mata tak bisa ditipu. Pengumpulan massa Jokowi-Maruf sedikit. Ngga sebanding dengan Kampanye Akbar Prabowo-Sandi. Aroma Perubahan menyengat. Terlebih saat banyak usaha dilakukan anasir dari para penguasa untuk mengempeskan acara ini.

Ngga pakai APBD 18 milyar seperti Apel Kebangsaan Ganjar Pranowo. Ngga sewa ‘Goyang Ngebor Terjungkal’ Inul Daratista. Ngga ada pembagian sembako dan duit.

Massa Pro Prabowo-Sandi tetap datang dan malahan ngumpulin duit sekarung sebagai donasi kampanye.

Selesai acara, pasukan pembersih bergerak. Sampah-sampah dicuci. GBK kembali kinclong seperti sedia kala.

Penulis adalah anggota Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak)

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya