Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Dari Dulu Jokowi Kotak-Kotak, Kini Niru Pakai Putih

MINGGU, 07 APRIL 2019 | 17:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak ada yang salah dari instruksi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang meminta pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memutihkan tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pencoblosan, 17 April 2019.

Sekalipun instruksi tersebut mirip dengan yang dilakukan calon presiden Joko Widodo yang meminta pendukungnya berpakaian putih ke TPS.

Bagi Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, otentifikasi ada pada Habib Rizieq. Sebab, Jokowi biasanya selalu mengenakan pakaian kotak-kotak sebagai ciri khas.


"Pak Jokowi niru-niru, kalau mereka (Jokowi) kan baru (putih-putih). Kalau kita kan ngomong putih itu sudah dari dulu, dari zaman baheula," kata Fadli Zon kepada wartawan seusai Kampanye Akbar di Stadion GBK, Jakarta, Minggu, (7/4).

Menurut Fadli, pakaian putih-putih itu justru dimulai oleh kubu 02 sebelum pencapresan. Karenanya, ia menilai kubu Jokowi-Maruf plagiat dan meninggalkan identitas kotak-kotak yang menjadi ciri khasnya sendiri.

"Dari putihkan Jakarta, putihkan Solo, 411, 212. Yang ikut-ikutan siapa? Pak Jokowi bukan kami, dari dulu. Dulu Pak Jokowi kotak-kotak. Kemana itu kotak-kotak?" kata Fadli.

Padahal, sambung anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi ini seragam kotak-kotak telah mengantarkan Jokowi hingga menjadi pucuk pimpinan negeri ini.

“Tapi, baju kotak-kotak itu telah mengotak-kotakkan berhasil masyarakat Indonesia, memecah belah Indonesia, partai politik, dan memberikan rasa curiga yang luar biasa. Ke mana itu kotak-kotak? Selama Jakarta sampai Ahok kan kotak-kotak, tapi kan kotak-kotak kalah terus," demikian Fadli.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya