Berita

Airlangga Hartarto/Dok

Politik

Airlangga: 40 Juta Buruh Se-Indonesia Ada Di Belakang Pak Jokowi

MINGGU, 07 APRIL 2019 | 15:39 WIB | LAPORAN:

Ketua umum Partai Golkar sekaligus Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Airlangga Hartanto mengklaim dukungan buruh seluruh Indonesia untuk Jokowi-Maruf mencapai 40 juta suara.

Hal ini disampaikan Airlangga saat menghadiri deklarasi buruh se-Indonesia di Lapangan Ruko Mall, Kawasan Industri MM2100, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Minggu (7/4).

Airlangga menyebut, ada empat konfederasi buruh/pekerja yang hadir memenuhi kegiatan deklarasi mendukung Jokowi-Maruf yang terpusat di lapangan parkir ruko kawasan MM2100 ini.


Empat konfederasi dimaksudnya yaitu Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN, Relawan Pekerja Pro Jokowi KSPN, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).

"Jadi ini merupakan deklarasi pemenangan. Dengan demikian di sini kami menyatakan para buruh dan pekerja ada di belakang Pak Jokowi, dan ini konfederasi terbesar di Indonesia, yang hadir di sini," kata Airlangga.  

Airlangga menjelaskan, pemerintah Jokowi telah berupaya menyejahterakan buruh. Di periode berikutnya Jokowi bersama Maruf Amin, kata Airlangga, sejumlah program kesejahteraan buruh telah dipersiapkan seperti sembako murah, Kartu Pra Kerja, serta Kartu Indonesia Pintar untuk jenjang pendidikan kuliah.  

"Jadi seluruh permintaan yan tadi dimasukkan dalam deklarasi, seluruhnya diperhatikan Pak presiden. Target suara maksimal buruh kan ada 40 juta suara, tentu semaksimal mungkin," terang Airlangga lebih lanjut.  

Airlangga menekankan, empat konfederasi buruh yang hadir ini merupakan induk organisasi.

"Kita bicara nasional karena tempatnya saja di Bekasi, tapi konfederasi itu seluruhnya bisa menaungi 40 juta pekerja Indonesia," imbuhnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya