Berita

Ilustrasi/Net

Politik

APBN Bocor, Demokrat Pertanyakan Komitmen Pemerintah

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 23:48 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkapkan adanya kebocoran APBN.

Berdasarkan hasil litbang KPK, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menyebut, jika tidak bocor, APBN Indonesia mestinya mencapai Rp 4.000 triliun. Sementara saat ini total APBN berkisar Rp 2.439 triliun.

Menyikapi hal tersebut, Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengingatkan agar pemerintah berhati-hati dengan uang rakyat. Terlebih, peringatan terkait kebocoran anggaran bukan hal baru dan pernah disampaikan kepada dewan pertimbangan presiden pada 2017 lalu.


"Apa yang disampaikan KPK terkait kebocoran anggaran ini kan bukan hal baru, sudah disampaikan. Tetapi Jokowi kan merasa kabinetnya kabinet bersih," katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/4).

Untuk itu, Ferdinand meminta adanya upaya penyelamatan uang negara tersebut. Tujuannya agar bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

Dia pun mempertanyakan komitmen pemerintah dalam memcegah kebocoran anggaran. Terlebih, berdasarkan temuan KPK, angka kebocoran sangat tinggi dan hampir 50 persen dari total APBN.

"Nah sekarang kita pertanyakan Jokowi bersihnya di mana. Kalau Jokowi bersih, tidak mungkin terjadi kebocoran anggaran sampai 40 persen," ujar Ferdinand.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya