Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Jaringan Satu Matahari Ingatkan Masyarakat Hargai Perbedaan Politik

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 17:20 WIB | LAPORAN:

Menjelang Pemilu 2019, komunitas generasi milenial Jaringan Satu Matahari mengajak seluruh anak bangsa untuk menjaga silaturahim sekalipun berbeda pilihan politik.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pelaksana Deklarasi Jaringan Satu Matahari untuk mendukung pasangan capres Joko Widodo-Maruf Amin Noor Fajar Asa kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/4).

Deklarasi dukungan sendiri telah berlangsung pada 30 Maret lalu di Balai Kartini.


"Jaringan Satu Matahari adalah sebuah jaringan kumpulan komunitas-komunitas generasi milenial anak muda Muhammadiyah di DKI Jakarta," kata Noor.

Menurutnya, pilihan politik rakyat Indonesia dalam menghadapi Pilpres 2019 sudah pasti berbeda satu dengan yang lain. Namun dalam kondisi seperti itu, ketika ada perbedaan maka kedua kubu jangan dipahami selalu harus berhadap-hadapan tapi tetap beriringan dan bergandengan tangan.

"Karena perbedaan pilihan politik itu adalah sebuah hal yang manusiawi. Serta hak pilih warga negara sebagai ranah privat tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun. Maka kami ingin dan akan selalu mengajak warga bangsa untuk cerdas dalam berpolitik," jelas Noor.  

Dia menambahkan, ketika ada perbedaan pilihan dalam mekanisme politik jangan justru sampai menciderai hubungan silaturahim antar keluarga, tetangga sampai hubungan baik sesama anak bangsa.

Pihaknya juga tidak bosan mengajak seluruh komponen anak bangsa, agar dalam menjalankan proses demokrasi ini tetap berpegang akhlakul karimah, tentu berpolitik bagi umat Islam khususnya.

"Sebab itu sebagai bagian dari muammalat duniawiyah yang tidak boleh diciderai oleh akhlak-akhlak yang tercela dengan menggunakan segala macam cara," tegas Noor yang juga anggota Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari).

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya