Berita

Survei Charta Politika-Faisal/rmol

Politik

Survei Charta Politika: Rakyat Lupa Dengan Pileg, Hanya Fokus Jokowi Vs Prabowo

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 15:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Charta Politika Indonesia merilis hasil survei preferensi politik masyarakat Pemilu Legislatif (Pileg) menjelang hari pencoblosan 17 April 2019.

Direktur Riset Charta Politika Muslimin memaparkan, hasil survei Pileg 2019 itu dibagi kedalam beberapa kategori preferensi politik masyarakat.

"Pertama, partai politik tertinggi pilihan masyarakat. Kedua, trend naik turunnya elektabilitas partai politik. Ketiga, kemantapan masyarakat memilih partai politik dan faktor capres-cawapres terhadap partai yang dipilih masyarakat," ujar Muslimin saat memaparkan survei bertajuk  "Pemilu Legislatif 2019 yang Terlupakan?" di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (3/4).


Muslimin mengungkapkan, animo masyarakat terhadap hingar-bingar Pemilu hanya tertuju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Padahal, Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 tak kalah penting.

"Sebanyak kurang lebih 7.000 caleg dari 16 partai yang berlaga saat ini kurang mendapat perhatian di masyarakat," kata Muslimin.

Ditambahkan Muslimin, untuk kategori partai politik tertinggi pilihan masyarakat PDIP dan Gerinda menjadi partai tertinggi, berikut data lengkapnya;

- PDI-P 25,3 persen
- Gerindra 16,2 persen
- Golkar 11,3 persen
- PKB 8,5 persen
- Demokrat 5,2 persen
- Nasdem 5,2 persen
- PKS 5,0 persen
- PAN 3,3 persen
- PPP 2,4 persen
- PSI 2,2 persen
- Perindo 2,0 persen
- Hanura 1,0 persen
- PBB 0,5 persen
- PKPI 0,2 persen
- Garuda 0,2 persen
- Berkarya 0,1 persen

Untuk kategori fluktuasi elektabilitas partai politik, Charta Politika mencatat hanya partai berlambang kabah PPP yang mengalami penurunan tingkat elektabilitas. Sedangkan partai lain cenderung normatif kenaikan atau penurunan elektoralnya.

"Faktor PPP turun dipengaruhi oleh Ketum PPP terkena OTT KPK," katanya.

Adapun untuk kategori tingkat kemantapan masyarakat memilih partai politik sudah mencapai 61,1 persen sedangkan yang masih berubah-ubah hanya 10,4 persen.

Selanjutnya, Charta Politika juga mencatat untuk kategori faktor efek capres-cawapres terhadap partai pengusung yang akhirnya menjadi alasan terbanyak dari masyarakat menjatuhkan pilihan kepada partai tersebut. Selain itu, faktor Ketua Umum partai juga menjadi faktor paling berpengaruh.

"PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, PKS, Perindo, PPP, PSI, PAN, Hanura, Demokrat, PBB, PKPI," demikian Muslimin.

Survei yang digelar sejak 19-25 Maret 2019 di 34 provinsi se-Indonesia ini menggunakan multistage random sampling dengan Margin of Eror 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua Umum Demokrat Syarif Hasan, Politisi PDI-P Masinton Pasaribu dan Politisi PSI Andi Budiman, Politisi PKS Mardani Ali Sera.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya