Berita

Foto: IDR Center

Politik

Survei IDRC: Caleg Petahana Tidak Terlalu Dominan Di Pemilu 2019

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 14:44 WIB | LAPORAN:

Dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 ini, daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat VIII memperlihatkan pertarungan sengit antara calon-calon anggota legislatif (caleg) petahana dan kuda hitam.

Hasil survei yang dilakukan oleh Indonesia Digital Research Center (IDRC) terhadap tingkat elektabilitas caleg di dapil Jawa Barat VIII yang mencakup Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu menunjukan bahwa caleg petahana sudah tidak akan terlalu mendominasi perolehan suara.

"Tiga posisi teratas diperebutkan oleh Daniel Mutaqien dari Golkar, Anggawira dari Gerindra, dan Netty Prasetiyani dari PKS. Tapi bukan berarti partai mereka sedang mendominasi, karena presentase elektabilitas tiap partai selisihnya cukup tipis satu dengan lainnya," papar Direktur Eksekutif IDRC William di Jakarta (4/4).


William menambahkan, jika dibagi secara rata kemungkinan Golkar, Gerindra, dan PDIP dapat memperoleh dua jatah kursi untuk ke Senayan.

Namun belum bisa terbilang aman karena PAN, Nasdem, dan Demokrat membayangi.

"Saat ini masih belum ada yang bisa dibilang benar-benar aman atau mendominasi. Partai kuda hitam seperti PKS, Hanura dan PKB juga masih sangat berkesempatan mendapatkan kuota kursi DPR  karena masih ada 19,9 persen undecided voters yang belum memilih dan dapat mempengaruhi hasil akhir pemilihan," lanjutnya.

Hasil survei IDRC ini dilakukan pada 15 Januari - 15 Maret 2019 di Dapil Jawa Barat VIII dengan metode riset media sosial dan media monitoring. Hasil sembilan nama yang diprediksikan lolos menggunakan metode saint league murni.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya