Berita

Massa GMPK/Net

Hukum

Jangan Mau Diperalat, KPK Harus Jaga Independensi Di Pemilu

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 14:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dituntut bersikap netral pada Pemilu serentak 2019 sehingga proses pemilihan bisa berlangsung adil, bersih dan tanpa kecurangan.

Tuntutan itu disuarakan massa pengunjuk rasa dari Gerakan Masyarakat Peduli KPK (GMPK) di halaman Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta, Kamis (4/4). Massa aksi juga menyinggung ramainya isu penyidik KPK Novel Baswedan sebagai "orang" Gerindra.

"Kami mendesak KPK netral di Pilpres 2019 agar independensi lembaga tetap terjaga. Isu Novel "orang kita" Gerindra tidak boleh dipandang sebelah mata, ini harus diusut secara tuntas," ungkap Koordinator aksi GMPK, Ifan J dalam orasinya.


"Novel mau pilih jadi politikus atau penyidik. Lebih baik gantle jangan berstandar ganda," sebutnya lagi.

Dalam orasinya, Ifan mengatakan isu itu muncul setelah Jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade memberi bocoran kepada wartawan bahwa jika Prabowo menang di Pilpres 2019, Novel Baswedan atau Bambang Widjojanto akan menjadi Jaksa Agung.

Kepada wartawan, Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon juga membenarkan, Novel sudah lama dekat dengan Prabowo. Begitu juga dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Pouyono yang mengatakan Novel adalah "orang kita", Partai Gerindra.

Meskipun KPK membantahnya, Ifan memastikan publik tanah air sudah menyakini jika lembaga antirasuah sudah diperalat pihak tertentu untuk mengkriminalisasi lawan politiknya.

"Ini sangat berbahaya sekali jika KPK bermain standar ganda yang diperalat pihak tertentu untuk menghabisi lawan-lawan politiknya. Bapak Agus Rahardjo (ketua KPK) harus memberikan teguran kepada Novel, jika terbukti maka sudah sepantasnya Novel dikeluarkan dari KPK," tegas Ifan.

"Apalagi sudah diiming-imingi jabatan, sudah bermuatan politis sekali," jelas Ifan menambahkan.

Di sela-sela aksi, massa yang mengenakan topeng Novel membentangkan spanduk bertuliskan "Selamatkan KPK, KPK Harus Netral di Pilpres 2019, Waspadai Konspirasi Jahat Parpol Tunggangi KPK!". Mereka juga menyerahkan surat cinta untuk Agus Rahardjo Cs agar bersikap netral di Pemilu.

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan sebelumnya membantah kabar tersebut. Dia menyebutkan kabar dirinya orang Gerindra merupakan isu yang menyesatkan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya