Berita

Kabid Pilpres DPP PBB, Sukmo Harsono/RMOL

Politik

PBB Tak Tempuh Jalur Hukum Meski Habib Rizieq Tuding Yusril Pendusta

RABU, 03 APRIL 2019 | 20:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Bulan Bintang belum berencana melakukan langkah hukum terkait dengan tudingan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab yang menyebut Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra bohong soal keislaman Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

"Memberikan hak jawab adalah yang terbaik karena kami masih saling menghormati seperti saya sampiakan bahwa keduanya (Rizieq dan Yusril) adalah sama-sama tokoh umat Islam, sama-sama berjuang dengan menyejahterakan Indonesia dan umat Islam," ujar Kabid Pilpres DPP PBB, Sukmo Harsono di Kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (3/4).

Untuk saat ini, Sukmo masih menunggu respon Habib Rizieq untuk meralat pernyataannya yang telah mengaggap Yusril melakukan kebohongan lantaran menyebut pernah meragukan keislaman Prabowo.


"Maka, apabila dalam konpers ini beliau kemudian menarik ucapannya dan mengakui sudah terjadi percakapan dari beliau (HRS) yang menyatakan pasangan paslon diusung, maka bisa jadi Prof Yusril akan berjiwa besar," jelas Sukmo.

Lebih lanjut, anak buah Yusril itu meyakini bahwa bukti chat percakapan antara Habib Rizieq dan Yusril yang telah di print out itu sudah cukup menjadi lanadasan yang kuat.

"Mungkin percakapan tidak mudah dilihat jejak digitalnya, tapi WA sangat mudah di-track jejak digitalnya. Bukti WA adalah bukti otentik dan fakta yang tidak terbantahkan tentang pernyataan yang meragukan salah satu paslon yang disampaikan oleh beliau Habib," paparnya.

"Catat ya, yang terbiasa berbohong tidak mengakui chat siapa sebenarnya, ini alat bukti, chat yang diprint out," tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya