Berita

Hukum

KPK Dapati Uang RP 246 Juta Hanya Dari Tiga Kardus Bowo Sidik

SELASA, 02 APRIL 2019 | 20:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membuka 3 dari 82 kardus dan 2 kontainer berisi 400 ribu amplop yang berisi pecahan Rp 50 ribu dan Rp 20 ribu dalam kasus dugaan suap distribusi pupuk Bowo Sidik Pangarso.

Hasilnya, KPK menemukan uang ratusan juta rupiah hanya dari tiga kardus yang sudah dibuka.

"Untuk jumlah sampai dengan saat ini sekitar 246 juta yang sudah dikeluarkan dari amplop-amplop tersebut," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Selasa (2/4).


Selain uang, pihaknya juga mendapati cap jempol pada amplop tersebut. Untuk sementara, KPK belum menemukan adanya simbol yang mengarah pada kontestasi Pilpres 2019.

"Tidak ada nomor urut, yang ada adalah cap jempol di amplop tersebut," ungkap Febri.

Febri pun meminta semua pihak untuk menunggu hasil pemeriksaan penyidik KPK yang sedang berjalan. Sebab, pemeriksaan amplop dalam puluhan kardus itu membutuhkan waktu yang cukup lama dan hati-hati.

"Kalau dari informasi selama proses penyidikan ini berjalan, diduga proses pemasukan uang pada amplop sekitar 400.000 amplop itu membutuhkan waktu sekitar 1 bulan," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya