Berita

Guaido/Net

Dunia

Kekebalan Hukum Pemimpin Oposisi Venezuela Segera Dilucuti, Jeruji Besi Menanti

SELASA, 02 APRIL 2019 | 15:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hakim Agung Venezuela Maikel Moreno meminta para politisi untuk melucuti kekebalan dari pemimpin oposisi Juan Guaido. Langkah itu perlu diambil demi menuntut Guaido di pengadilan atas tuduhan kejahatan karena upayanya untuk menggulingkan Presiden Venezeula Nicolas Maduro.
 
Moreno mengatakan, Guaido harus dituntut karena melanggar larangan meninggalkan negara itu ketika dia melakukan tur ke negara-negara Amerika Latin yang mendukung perubahan dalam pemerintahan Venezuela bulan lalu.
 
Dikabarkan BBC, Guaido sendiri diketahui memiliki kekebalan dari penuntutan karena posisinya sebagai ketua Majelis Nasional.
 

 
Namun dia dituduh oleh pemerintah Venezuela telah menghasut kekerasan yang terkait dengan protes jalanan dan menerima dana gelap dari luar negeri dalam upaya menggulingkan pemerintahan Maduro.
 
Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara pada akhir Januari lalu dan mengatakan bahwa pemilihan kembali Maduro pada Mei 2018 tidak sah.
 
Maduro kemudian menuduh Guaido dan Amerika Serikat di baliknya tengah melakukan upaya kudeta.
 
Maduro secara terbuka menyebut Guaido sebagai boneka Amerika Serikat. Dia mengatakan bahwa Guaido harus menghadapi keadilan, tetapi belum secara terbuka menyerukan penangkapan Guaido.
 
Kantor kepala kejaksaan telah membuka penyelidikan Guaido tetapi belum memerintahkan penangkapannya atau secara resmi mendakwanya atas tuduhan apa pun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya