Berita

Jubir KPK, Febri Diansyah/RMOL

Hukum

KPK Akan Panggil Kemenag Dalam Waktu Dekat

SENIN, 01 APRIL 2019 | 20:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipastikan akan memanggil Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin terkait dugaan suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

Hal itu berkenaan dengan telah diperiksanya sejumlah panitia seleksi jabatan tinggi di Kemenag, juga terkait sejumlah tanda tangan yang telah disetujui oleh Menag dalam pengisian sejumlah jabatan tinggi di Kemenag.

"Pemanggilan saksi itu bisa saja dilakukan apakah untuk mengklarifikasi surat-surat yang ada, kalau surat misalnya ditandatangani oleh pihak-pihak tertentu, atau mengklarifikasi temuan pada saat kasus penggeledahan dilakukan. Itu sangat mungkin dilakukan pemanggilan (Menag)," ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Senin (1/4).


"Tapi kapan persisnya waktu pemeriksaan tentu bergantung pada kebutuhan penyidik," imbuhnya.

Febri mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dari Pansel jabatan tinggi di lingkungan Kemenag yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Terlebih beberapa waktu lalu tim penyidik KPK telah melakukan penyitaan duit sebanyak Rp 180 juta dan 30 ribu USD di laci kantor kerja Menteri Lukman.

"Sebenarnya sebagian besar yang diperiksa dari pihak Kemenag ya, namun posisinya sebagai pansel. Sebelumnya, kami periksa dua kali bahkan Sekjen Kemenag, tapi posisinya sebagai Pansel," kata Febri. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya