Berita

Foto:Net

Politik

Pendukung 01: Pilpres Bukan Arena Peperangan Sesama Anak Bangsa

SENIN, 01 APRIL 2019 | 10:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pendukung Jokowi-Maruf Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) terus melakukan konsolidasi dan pemantapan pemenangan bagi pasangan calon nomor urut 01 di Pilpres 2019.

"Acara pemantapan kali ini adalah untuk memenangkan Jokowi-Maruf Amin pada tanggal 17 April 2019 nanti," kata Ketua Presidium Jari 98, Willy Prakarsa di Posko Pemenangan Lengkong Gudang Timur, Tangerang Selatan, Minggu (31/3) kemarin.

Dalam acara yang dihadiri ratusan relawan itu membahas langkah-langkah strategis terkait pemenangan Jokowi-Maruf. Pihaknya juga akan bergerak cepat dengan melakukan kampanye door to door.


Lebih lanjut, Willy mengingatkan di momentum hajatan lima tahunan ini semua elemen masyarakat harus tetap menjalin persatuan dan kesatuan. Upayakan Pilpres kali ini tidak ada gesekan di akar rumput.

"Pendukung 01 dan 02 kita bersaudara, mari jaga persatuan dan kesatuan. Makna persatuan dan kesatuan itu adalah aset bangsa. Hindari fitnah, hasutan, adu domba agar stabilitas keamanan negara tidak terganggu," terang dia dalam keterangan tertulis.

Willy berharap Pilpres 2019 tidak dijadikan sebagai arena peperangan sesama anak bangsa. "Saya tidak ingin hanya beda pilihan terjadi perang, kalau terjadi seperti itu, yang rugi siapa? Ada yang mau tanggung jawab? Ngefans boleh tapi fanatik jangan," imbuhnya.

Willy juga melanjutkan Jari 98 berterima kasih atas kerja keras Polri dan TNI yang sudah menjaga keamanan dan ketertiban sehingga tidak ada gejolak yang signifikan.

Terakhir, pihaknya mengpresiasi kedua figur capres baik Jokowi maupun Prabowo yang telah memberikan contoh kepada rakyatnya dengan saling berpelukan dan tetap bersahabat.

"Pak Jokowi dan Prabowo itu saling berpelukan cipika-cipiki tetap bersahabat dan itu yang harus kita tiru. Dan sekali lagi acara ini, kuncinya dibalik silaturahmi juga memantapkan pencoblosan 01, juga menjaga persatuan dan kesatuan bangsa karena ini adalah aset bangsa ini," tutup Willy.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Update: Korban Jiwa Longsor Bandung Barat 16 Orang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:52

Dede Sulaeman Wafat, Rencana MSBI Datangi Kantor FIFA di Zurich Dijadwal Ulang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:35

Kapolri Naikkan Pangkat Dua Anggota Polisi yang Tewas Tertabrak Truk TNI

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:33

Kabar Duka Mantan Striker Timnas Dede Sulaeman Wafat di Lapang Bola

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:58

Saut Minta KPK Selidiki Sengkarut Coretax

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:50

PT ARA Bantah Gunakan Dokumen Palsu

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:26

Debut Apik Raymond-Joaquin

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:46

Tim Hukum Nadiem Makarim Tak Siap Hadapi JPU

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:32

Wapres Gibran Minta Maaf ke Korban Longsor Bandung Barat

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:18

Korupsi Sektor Pajak Terjadi karena Penyelewengan Kekuasaan

Minggu, 25 Januari 2026 | 18:59

Selengkapnya