Berita

Foto:Net

Bisnis

Progres Pembangunan Listrik 35.000 MW Berjalan Lancar

SABTU, 30 MARET 2019 | 12:11 WIB | LAPORAN:

. Sejak dicanangkan oleh pemerintah pada tahun 2015, progres program pembangunan 35.000 Mega Watt Listrik untuk Indonesia menggembirakan.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka mengatakan program ini memberikan dampak ekonomi yang besar, diantaranga dengan menyediakan peluang kepada 620 ribu tenaga kerja secara langsung dan 3 juta tenaga kerja secara tidak langsung, tersebar di seluruh Indonesia.

"Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menciptakan kemandirian energi dengan memanfaatkan secara optimal sumber-sumber energi yang tersedia di Indonesia untuk kemaslahatan masyarakat," jelas Made di Jakarta, Sabtu (30/3).


Dia menjelaskan sebaran lokasi proyek ini ada di 59 lokasi di Sumatera, 34 lokasi di Pulau Jawa, 49 lokasi di Sulawesi, Kalimantan 34 lokasi dan Indonesia Timur 34 lokasi.

Katanya, proyek ini juga telah membuka peluang bagi pembangunan 75 ribu set tower, memanfaatkan 300 ribu kilometer konduktor aluminium, membangun 1.382 unit gardu induk, menggunakan 2.600 set trafo dan menyerap 3,5 juta ton baja profil dan pipa bukan pembangkit.

Salah satu dukungan nyata pemerintah terhadap program 35.000 MW dalam rangka peningkatan infrastruktur kelistrikan di Tanah Air, kata Made, dibuktikan dengan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4/2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.

"Secara garis besar, Perpres ini memuat aturan tentang tata cara percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) baik secara swakelola maupun kerja sama dengan pihak lain meliputi kegiatan pembangunan atau pun pengembangan infrastruktur pembangkit maupun transmisi listrik," ungkapnya.

Khusus untuk wilayah Jawa Bagian Barat, lanjut Made, dalam program ini mendapatkan kewajiban untuk membangun 5700 MW dimana 15 persen (811MW) sudah beroperasi, 51 persen (2915MW) sedang konstruksi, dan tahap perencanaan 35 persen (2001.5MW).

Pembangunan transmisi telah mencapai 2189 kms, dimana 30 persen (666.7Kmr) sudah beroperasi, 35 persen (764.9 Kmr) sedang dalam tahap konstruksi dan 35 persen (757.8Kmr) dalam tahap perencanaan.

Sementara itu untuk gardu Induk telah dibangun sebesar 28.002 MVA, dimana 52 persen (14.654MVA) sudah beroperasi, 19 persen (5.388MVA) sedang dalam tahap konstruksi dan sisa 29 persen lainnya dalam tahap perencanaan (7960MVA).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya