Berita

Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Nusantara

KAMPANYE TERBUKA

Polri: Indeks Kerawanan Pemilu Di Jakarta Masih Dinamis

JUMAT, 29 MARET 2019 | 14:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. DKI Jakarta masuk kategori daerah yang cukup rawan konflik pada masa kampanye Pemilu serentak 2019. Hal ini berdasarkan mapping dan profiling yang dilakukan Polri terhadap seluruh daerah di Indonesia.

"Untuk wilayah DKI Jakarta ini indeks kerawanan pemilunya skornya masih kategori potensi cukup rawan, belum masuk rawan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Jumat (29/3).

Kendati skornya masih kategori cukup rawan, namun hal itu bersifat dinamis dan masih bisa kemungkinan statusnya naik menjelang hari pencoblosan 17 April nanti.


"Perubahan-perubahan seperti itu dihitung kembali maka terjadilah seperti ini. Nanti jelang masa tenang dan hari H akan didata kembali," terang Brigjen Dedi.

Masa kampanye terbuka saat ini, Polri telah melakukan pemetaan, yang tadinya Provinsi Papua baik tingkat kabupaten maupun kota menempati ranking pertama daerah yang paling rawan, kini berubah.

Kota Tangerang Selatan, Banten menempati rangking pertama daerah yang paling rawan saat kampanye terbuka. Di posisi kedua, Jakarta Utara, diikuti Pidie Raya (Aceh), Banggai, Donggala (Sulteng), Jakarta Barat, Mentawai, Tanah Datar (Sumbar), Jakarta Timur dan Yogyakarta.

"Kalau yang kemarin Jakarta hampir enggak ada, sekarang didominasi justru di wilayah Jakarta kerawanan itu," demikian Brigjen Dedi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya