Berita

Dubes Ratlan Pardede bersama dengan Mr. Mohamed Ramia Abdiwawa, Menteri Keuangan dan Perencanaan Zanzibar/KBRI Tanzania

Dunia

Dubes Pardede Konsolidasi Kerjasama Mitra Indonesia Di Zanzibar

JUMAT, 29 MARET 2019 | 07:52 WIB | LAPORAN:

Duta Besar RI untuk Tanzania, Prof. Ratlan Pardede mengunjungi Zanzibar belum lama ini.

Selama berada di Zanzibar, Dubes Pardede melakukan pertemuan dengan mitra Indonesia seperti Mdm. Amina Salum Ali, Menteri Perdagangan dan Industri Zanzibar dan Mr. Mohamed Ramia Abdiwawa, Menteri Keuangan dan Perencanaan Zanzibar.

Dubes Pardede menyampaikan kepada Menteri Salum Ali bahwa potensi kerja sama di tujuh provinsi di Tanzania telah dipetakan. Hasilnya mendapat respon positif dari pemangku kepentingan (stakeholders) di Indonesia.


“Kunjungan ke Zanzibar bertujuan untuk melakukan konsolidasi dan tindak lanjut rencana kerjasama antara Indonesia dengan Zanzibar utamanya di bidang pengelohan minyak daun cengkeh, pembudidayaan rumput laut dan infrastruktur," kata Dubes Pardede.

Selain mendapat respon positif dari stakeholders di Indonesia, upaya menggali potensi kerja sama ekonomi dengan Tanzania khususnya di Zanzibar juga semakin bergerak positif dengan kunjungan Presiden Zanzibar, Dr. Ali Mohamed Shein ke Indonesia.

"Kunjungan Presiden Shein ke Indonesia Juli tahun lalu semakin meyakinkan pemerintah Zanzibar, inisiasi kerjasama dengan Indonesia dapat semakin memberi nilai tambah terhadap perekonomian di Zanzibar," ujar Menteri Salum Ali.

Menteri Salum Ali juga menambahkan tiga rencana kerjasama antara pihak Indonesia dengan Zanzibar di sektor pengolahan minyak daun cengkeh, budi daya rumput laut dan infrastruktur. Tiga sektor ini senantiasa dipantau oleh Presiden Shein dalam setiap rapat kabinet.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan Menteri Keuangan dan Perencanaan Zanzibar, Dubes Pardede menindaklanjuti rencana kerjasama infrastruktur dengan saling bertukar perkembangan terakhir terkait pembangunan pelabuhan yang melibatkan salah satu BUMN Indonesia.

"Saya akan terus memantau perkembangan rencana kerjasama infrastruktur antara Indonesia dengan Zanzibar. Untuk itu, akan sangat baik bagi kita untuk senantiasa menjalin komunikasi yang baik dan berbagi informasi terkait perkembangan terakhir mengenai rencana kerja sama tersebut," ujar Dubes Pardede.

Menteri Ramia Abdiwawa menyambut baik ajakan Dubes Pardede seraya menginformasikan bahwa saat ini pemerintah Zanzibar masih melakukan penjajakan dengan salah satu institusi keuangan yang akan memberikan pendanaan pembuatan studi kelayakan untuk proyek pembangunan pelabuhan.

Selain bertemu pejabat tinggi pemerintah, Dubes Pardede juga melakukan kunjungan ke kantor Indoztan dan AHA Trading yang merupakan distributor produk Indonesia di Zanzibar.

Kunjungan ke distributor dan mitra pengusaha merupakan usaha untuk memastikan kehadiran produk-produk terus beredar di Zanzibar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya