Berita

Anies Baswedan/Net

Nusantara

Pertemuan Anies Dan Pras Hanya Bahas Bentuk Tarif MRT, Bukan Angka

RABU, 27 MARET 2019 | 22:41 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencoba meluruskan perihal polemik tarif moda raya terpadu (MRT).

Tarif maksimal Rp 14 ribu yang disepakati antara Anies dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi menuai protes dari sejumlah kalangan. Sebab, kesepakatan itu tidak dilakukan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD, yaitu melalui rapimgab.

Anies meluruskan bahwa pertemuan di ruangan Pras bukan berlangsung empat mata. Melainkan ada ketua-ketua fraksi yang hadir.


"Pak Pras sudah mengumpulkan ketua fraksi semuanya (di ruangannya)," kata Anies di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (27/3).

Dalam pertemuan itu, sambungnya, hanya disepakati mengenai tarif MRT yang bukan satu tarif, sebagaimana usulan DPRD yang ingin rata-rata Rp 8.500. Tarif MRT, sambung Anies juga tidak flat seperti moda transportasi lain.

"Pertemuan kemarin itu bukan pada angkanya tapi pada pengumuman tarif itu bukan satu angka. Itu kan asumsinya flat. Kalau ini adalah tarif antar stasiun. Jadi kemarin itu yang saya sampaikan pembahasannya diterjemahkan dalam bentuk tarif antar stasiun," jelas Anies.

Usulan DPRD DKI yang ingin biaya rata-rata MRT sebesar Rp 8.500 dinilai Anies akan membuat bingung masyarakat. Itu sebabnya, dirinya memberanikan diri untuk bertemu Ketua DPRD membahas perihal biaya per stasiun.

"Coba kalo dibikin rata-rata malah bingung warga jadi tarifnya berapa. Betul nggak? Jadi bukan rata rata, makanya sebabnya saya dateng sendiri saya menjelaskan bahwa tarif MRT bukan moda-moda yang dulu," tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya