Berita

KH Ahfas Hamid Baidlowi/Repro

Politik

K2 Aswaja Jateng Percaya Ahlusunnah Wal Jamaah Di Tangan Prabowo-Sandi

RABU, 27 MARET 2019 | 14:14 WIB | LAPORAN:

Komunitas Kyai Ahlussunah Wal Jamaah atau K2 Aswaja Jawa Tengah menyatakan dukungan terhadap pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Melalui pernyataan resmi seperti dikutip dalam video Youtube yang diunggah Santri Online pada Selasa (26/3), Ketua K2 Aswaja Jawa Tengah, KH Ahfas Hamid Baidlowi menyampaikan bahwa di tangan Prabowo-Sandi maka ahlusunnah wal jamaah bisa dititipkan.

Ada lima poin yang disampaikan KH Ahfas dalam pernyataan resminya itu.


"Satu, K2 Aswaja siap menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," kata KH Ahfas.

Dua, lanjut dia, K2 Aswaja siap menjaga dan mengawal amanah khittah NU 1996 dari kepentingan politik praktis sebagai bentuk tanggung jawab dan khidmat kepda pendiri NU.

Tiga, mendorong seluruh elemen masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilpres 2019.

Keempat, K2 Aswajaya mengarahkan dan mengajak masyarakat untuk memilih capres dan cawapres yang lebih maslahat dalam konteks kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

"Lima, menerima dan merestui Bapak Haji Prabowo Subianto dan Bapak Haji Sandiaga Salahuddin Uno sebagai calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2019 karena pasangan capres-cawapres tersebut dinilai lebih mampu menjaga kedaulatan NKRI dari segala bentuk penjajahan, komunisme, liberalisme, plurarisme, radikalisme asing dan aseng, serta lebih mampu menjaga, melestarikan paham Ahlussunah Wal Jamaah di Indonesia," paparnya disahut takbir.

"Semoga kita diberi Allah Subhanallahu Wata'ala pemimpin yang kuat amanah, jujur, dan adil untuk kemaslahatan agama bangdsa dan negara menuju bangsa yang berwibawa, bermartabat, adli dan makmur, sejahtera dan berkah Allahuma Amiin," kata KH Ahfas mengakhiri dengan bacaan doa.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya