Berita

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto/Net

Pertahanan

TNI dan Kemenko Kemaritiman Tanda Tangani Nota Kesepahaman Bersama

RABU, 27 MARET 2019 | 07:29 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia (Kemenko Kemaritiman RI) melaksanakan kerja sama tentang Keselamatan Pelayaran, Perlindungan Lingkungan Maritim, Kawasan Konservasi Perairan dan Wisata Bahari.

Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama, dilakukan oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Selatan, Gedung Kemenko Kemaritiman, Jl. M.H. Thamrin No. 8 Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).

Tujuan dari Kesepahaman Bersama adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran melalui pertukaran informasi mengenai pentingnya keterpaduan kebijakan kelautan Indonesia di sektor keselamatan pelayaran, pelindungan lingkungan maritim, kawasan konservasi perairan dan wisata bahari.


Sedangkan maksud dari Kesepahaman Bersama adalah untuk mengantisipasi agar tidak terulang kembali kejadian kecelakaan dan kandasnya kapal dalam wilayah konservasi perairan dan area pariwisata bahari Indonesia. Membentuk keterpaduan kebijakan kementerian dan lembaga sesuai kewenangannya, serta mensinergikan berbagai kegiatan kementerian dan lembaga terkait keselamatan navigasi, kawasan konservasi perairan dan wisata bahari.

Turut hadir dalam penandatanganan tersebut diantaranya, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nilanto Perbowo, Sekretaris Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ukus Kuswara, Dirjen Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wiratno, dan Sekretaris Utama Badan Informasi Geospasial Muhtadi Ganda Sutrisna.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya