Berita

Febri Diansyah/Net

Hukum

12 Jam Periksa Kantor Krakatau Steel, KPK Sita Dokumen Dan Barbuk Elektronik

SELASA, 26 MARET 2019 | 21:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggeledah sejumlah tempat di Kantor Pusat PT Krakatau Steel. Penggeledahan dilakukan sebagai bentuk pengembangan dugaan suap pengadaan barang dan jasa perusahaan tersebut.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik KPK telah menyisir sejumlah tempat di Komplek Kantor PT Krakatau Steel sejak Senin (25/3) hingga Selasa (26/3).

“Selama 12 jam, penyidik menyisir 6 ruangan. Di antaranya ruangan Direktur Teknologi dan Produksi (Wisnu Kuncoro), Direktur logistik, hingga ruangan General Manager," ungkap Febri.


Dari lokasi tersebut, kata Febri, penyidik KPK berhasil menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang didapatkan dari komputer di kantor PT Krakatau Steel. Dokumen dan barang bukti (barbuk) elektronik tersebut diduga berkaitan dengan penanganan perkara.

“Penyidik menyita sejumlah dokumen terkait proyek-proyek ataupun rencana proyek di PT KS yang relevan dengan pokok perkara. Juga, ada barbuk elektronik yang kami sita dari lokasi yakni berasal dari komputer yang relevan dengan pokok perkara ini," jelasnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka. Mereka adalah Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel (Persero), Wisnu Kuncoro (WNU) dan tiga dari pihak swasta yaitu Alexander Muskitta, Kenneth Sutardja, dan Kurniawan Eddy Tjokro (KET) alias Yudi Tjokro. 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya