Berita

Ace Hasan Sadzily/RMOL

Politik

Ace Hasan: Pemilu Harus Dilaksanakan Secara Beradab

SENIN, 25 MARET 2019 | 18:54 WIB | LAPORAN:

. Bangsa Indonesia harus memanfaatkan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 untuk memilih pemimpin. Sebab dua pesta demokrasi lima tahunan tersebut adalah cara yang paling beradab untuk mengelola kekuasaan dengan sebaik-baiknya.

Demikian dikatakan Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ace Hasan Sadzily dalam diskusi Empat Pilar MPR dengan tema "Konsolidasi Nasional Untuk Pemilu Damai" di Media Center DPR, Jakarta, Senin (25/3).

Menurut Ace, Pileg dan Pilpres sebenarnya mekanisme biasa dalam proses demokrasi yang secara tegas diatur dalam konstitusi.


"Ini cara yang paling beradab untuk mengelola kekuasaan dengan sebaik-baiknya. Perlu saya tegaskan, pemilu adalah bagian dari sirkulasi kekuasaan yang diatur di dalam konstitusi kita," kata Ace.

Sebab dengan adanya pemilu, rakyat sebagai pemilih memanfaatkan momentum itu untuk berpikir secara jernih dalam memilih calon-calon pemimpin yang layak dan memiliki kemampuan mengelola kekuasaan baik itu legislatif maupun eksekutif.

"Untuk kemudian kita pergunakan dengan cara-cara yang beradab pula. Cara-acara yang beradab itu artinya, bahwa kita ingin yang kita kedepankan adalah soal capaian visi-misi, target, program-program konkrit yang kita tawarkan kepada masyarakat," katanya.

Ace kembali menegaskan, bahwa sebetulnya, baik Pilpres maupun Pileg itu adalah instrumen sebagai upaya untuk berlomba-lomba menuju kebaikan atau fastabikhul khoirot.

"Dengan Pemilu ini rakyat diberikan satu pendidikan politik yang luar biasa, pendidikan politik yang dimaksud misalnya bahwa mereka diberikan tawaran yang terbaik buat masyarakat," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya