Berita

Pengukuhan Kesti TTKKDH Taktakan/Net

Politik

PEMILU 2019

Jawara Banten: Hormati Pilihan, Hindari Permusuhan

SENIN, 25 MARET 2019 | 17:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jawara Banten yang tergabung dalam Kebudayaan Seni Tari dan Silat Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH) mendukung Pemilu serentak 2019 yang aman dan damai.

Wakil Ketua Kesti TTKKDH, Amah Suhamah mengatakan, dukungan tersebut dalam bentuk tetap menghormati pandangan dan pilihan politik pihak lain.

"Dalam rangka menyambut pesta demokrasi kita harus satu tujuan NKRI dan tidak boleh terpecah belah hanya karena pesta demokrasi," ujar Amah saat menghadiri pengukuhan pengurus Kesti TTKKDH Kecamatan Taktakan di Serang, Banten, Senin (25/3).


Dijelaskannya, perbedaan pilihan politik merupakan sebuah hal yang harus dihormati. Sebab, jika tidak, akan berdampak negatif pada situasi politik sebuah wilayah bahkan negara.

"Kita dalam pesta demokrasi suka berbeda pendapat berbeda pilihan itu jadi bentrok jadi persaingan saudara pun bisa pecah," jelas Amah.

Oleh karena itu dia menekankan kepada seluruh pihak terlebih para anggota Kesti TTKKDH untuk terus menguatkan karakter dan sikap menghormati pandangan serta pendapat orang lain.

"Saya berharap selaku wakil ketua TTKKDH, para anggota TTKKDH tidak boleh terpecah belah, tidak boleh ada yang saling bermusuhan karena beda pilihan," tuturnya.

Di sisi lain, terkait beredarnya berita bohong atau hoax jelang pesta demokrasi lima tahunan, pihaknya selalu mengingatkan jajarannya untuk mencegahnya dari hal-hal yang terkecil.

"Mengantisipaai hoax bukan hanya mau pemilu saja, setiap saat kita adakan pembinaan ke anggota semua," tutup Amah dalam keterangannya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya