Berita

Hidayat Nur Wahid (dua dari kanan)/RMOL

Politik

Media Tidak Boleh Jadi Pers Rasa Timses

SENIN, 25 MARET 2019 | 17:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Maraknya pemberitaan di media yang tidak berimbang menyebabkan suasana jelang Pemilu serentak 2019 semakin gaduh.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid dalam diskusi "Konsolidasi Nasional Untuk Pemilu Damai" di Media Center, Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (25/3).

"Saya ingin sampaikan kalau kita ingin pemilu ini damai, jangan hanya para kontestannya saja tetapi pihak lain juga harus melaksanakan itu dan harus semuanya harus taat hukum," ucap HNW biasa disapa.


Termasuk media sebagai pilar keempat demokrasi yang jadi perantara kepada masyarakat. Hal itu membuat perannya sangat penting dalam menjaga suasana yang kondusif.

"Taat hukum media adalah kode etik jurnalistik dan kode etik jurnalistik sangat jelas, poin-poinnya sangat jelas. Oleh karenanya jangan mau media dijadikan pers rasa timses. Ini adalah bagian yang harus dikritisi," tegasnya.

Maka dari itu, sambung politisi senior PKS tersebut, media harus benar-benar menjalankan porsinya sebagai pihak ketiga yang baik. Tentunya dengan membawa aura positif kepada masyarakat.

"Saya hanya mengingatkan sekali lagi bahwa boleh jadi yang menghadirkan tidak damai itu adalah para kontestan tetapi boleh jadi ada pihak ketiga, salah satunya adalah media," pungkas HNW.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya