Berita

Mahfud MD/RMOL

Politik

Soal Jual Beli Rektor UIN, Mahfud: Saya Punya Tujuh Fakta, KPK Sebelas

SENIN, 25 MARET 2019 | 14:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengaku yakin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut tuntas dugaan jual beli jabatan rektor di kampus UIN Jakarta, Alauddin Makassar, dan Meulaboh Aceh.

Informasi mengenai dugaan kasus ini sebelumnya pernah dia sampaikan di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) beberapa waktu lalu. Mahfud mengaku punya tujuh fakta mengenai kasus ini. Sementara KPK, kata dia, lebih banyak.

"Mereka KPK lebih banyak punya fakta, kalau saya punya tujuh fakta. Di sini (KPK) ada 11 atau berapa fakta gitu. Mereka punya fakta sendiri karena masyarakat sudah lapor lebih dulu," kata Mahfud saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta, Senin (25/3).


Namun demikian, Mahfud enggan membocorkan fakta yang didapatnya itu. Nama dan institusi yang diduga terlibat jual beli jabatan rektor tidak diuraikan secara gamblang seperti saat ILC pekan lalu.

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu mengaku menyerahkan sepenuhnya temuan yang didapat kepada KPK untuk ditindaklanjuti.

"Kita pun tidak menyebut nama orang, tidak pernah menyebut institusinya. Oleh sebab itu ya kita serahkan ke KPK agar tidak terjadi kontroversi sudah saya bilang gini aja data-data awal ini aja," kata Mahfud.

Namun demikian, Mahfud memastikan jika nantinya KPK mengusut kasus ini, maka itu bukan lantaran dirinya datang ke KPK. Melainkan murni aksi KPK atas fakta-fakta yang dihimpun.

"Ya silakan itu tugas KPK, bukan karena saya datang, KPK ini ternyata banyak punya informasi dibandingkan saya. Hanya cocok-cocokan saja semua kan begitu," demikian Mahfud.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya