Berita

Joko Widodo/RMOL

Politik

Proyek MRT Bisa Dongkrak Elektabilitas Jokowi

SENIN, 25 MARET 2019 | 08:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase I telah resmi beroperasi per Minggu (24/3).

Presiden Jokowi yang turut dalam peresmian, mengklaim bahwa proyek itu sebagai buah prestasinya bersama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat memimpin Jakarta pada tahun 2013.

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago meyakini dengan beroperasinya MRT bisa mendongkrak elektabilitas Jokowi yang sempat turun beberapa pekan terakhir.


"Sukses penyelesaian proyek MRT bisa menaikkan elektabilitas Jokowi yang sempat turun walaupun memang tidak semuanya bisa diklaim Jokowi," ujar Pangi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/3).

Direktur Voxpol Center Research and Consulting itu menilai keberhasilan MRT itu juga ada pengaruh dari gubernur-gubernur sebelumnya. Meski, proyek ini sudah dicanangkan sejak semasa BJ Habibie menjadi Menristek di era 80-an.

"Jadi, kalau bukan Jokowi yang mengeksekusi belum tentu jadi juga,
karena soal eksekusi butuh pemimpin yang bernyali dan punya narasi besar melihat ke depannya, tidak melulu soal untung dan rugi. Jalau menghitung itu yang dikemukakan, saya nggak yakin MRT bisa dieksekusi,” bebernya.

Pangi melihat hanya Jokowi satu-satunya gubernur yang berani mengeksekusi kebijakan MRT.

“Jokowi mungkin pada waktu itu berani eksekusi karena memikirkan bagaimana negara bisa mewujudkan transportasi publik modern untuk masyarakat dengan subsidi negara,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya