Berita

Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Sindir Jokowi, Ferdinand: 4,5 Tahun Para Pendusta Tumbuh Subur, Hari Ini Saya Akan Lawan

SENIN, 25 MARET 2019 | 07:57 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean menyindir Calon Presiden inkumben Joko Widodo yang menyatakan akan melawan serangan fitnah yang 4,5 tahun belakangan menimpa dirinya.

"4,5 sudah ketidaknyamanan hidup di negara ini saya rasakan. Para pendusta, tukang bully dan tukang fitnah tumbuh bagai jamur beracun yang menebar spora-spora beracun. Hari ini saya nyatakan akan saya lawan," tulis Ferdinand dalam akun twitter pribadinya, Senin (25/3).

Sebelumnya, Jokowi menegaskan kali ini tidak akan diam mendapati dirinya menjadi target serangan fitnah, dusta, dan makian. Jokowi menyatakan akan melawan semua hal tersebut, bukan demi pribadi tapi demi kepentingan bangsa.


Calon presiden nomor urut satu itu memberikan contoh fitnah yang ditujukan kepadanya. Di antaranya adalah Jokowi PKI, antek asing, akan melarang azan jika menang dalam pemilihan presiden 2019, dan menghapus pelajaran agama. Dia meminta pendukungnya untuk berani melawan kebohongan tersebut.

"Saya sebetulnya sudah diam 4,5 tahun. Difitnah-fitnah, saya diam. Dihujat, saya diam. Tetapi hari ini di Yogya saya sampaikan, saya akan lawan! Ingat sekali lagi, akan saya lawan! Bukan untuk diri saya, tapi ini untuk negara," kata Jokowi dalam acara deklarasi "Alumni Jogja Satukan Indonesia" di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (23/3).

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya