Berita

Proses evakuasi kapal Yacht Morakot/ Dok Bakamla

Pertahanan

Terombang-Ambing Di Lautan, Kapal Yacht Berisi WNA Akhirnya Selamat

SENIN, 25 MARET 2019 | 05:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

. Sempat hilang kontak sejak Kamis (21/3) petang, Kapal Yacht Morakot yang membawa 2 orang berkewarganegaraan Turki dan 1 warga Lebanon akhirnya ditemukan Personel SPKKL Kupang Bakamla.

Bersama Tim SAR gabungan Basarnas Kupang, Lantamal VII, dan Bea Cukai, SPKKL Kupang Bakamla menyelamatkan kapal yang mati mesin di tengah gelombang tinggi.

"Kapal berhasil ditarik dengan KN Antareja, menuju lokasi 10°11'44.52"S-124°7' 29.58"E di perairan Pantai wisata Menipo, Minggu pukul 03.24 Wita," kata Kasubbag Humas Bakamla RI, Letkol Bakamla Mardiono dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/3).


Berdasarkan keterangan, kapal sempat berusaha tetap berlayar di tengah lautan meski mesin mati. Menggunakan layar yang ada, kapal kemudian menuju ke Hansisi Pulau Semau.

"Selain itu didapati pula informasi bahwa kapal memiliki agen di Kupang yang beralamat di Bonipoi atas nama Mr. Napa," jelasnya.

Pada hari Sabtu (23/3), Tim dari Lantamal VII Kupang menuju ke Hansisi untuk mencari kapal tersebut tetapi belum ditemukan.  Secara paralel, tim SPKKL Kupang mendatangi Mr. Napa untuk menggali informasi lebih dalam terkait kapal Morakot.

"Hasilnya bahwa kapal tersebut masih berlayar. Tim SPKKL Kupang berhasil mendapatkan kontak Kapten Kapal Morakot bernama Ozhan Binektas, WN Turki dan Mr. Sam WN Australia yang menelepon Mr. Napa untuk meminta bantuan perbaikan Morakot," lanjut Letkol Mardiono.

Namun pada saat dilakukan komunikasi lanjutan oleh Kepala SPKKL Kupang dengan Kapten Kapal pada pukul 18.00 Wita, Sang Kapten meminta pertolongan karena mereka mengalami situasi buruk, gelombang laut tinggi dan mereka mulai mabuk laut.

Selanjutnya Mayor Bakamla Rudi melakukan koordinasi dengan Basarnas Kupang, dan kemudian dilakukan rescue oleh tim gabungan.

"Adanya permasalahan menyangkut perizinan dan lain-lain, maka penanganan POB dan kapal Yacht selanjutnya dilimpahkan kepada Bea Cukai Kupang," tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya