Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kampanye Terbuka Dimulai, KPP Gerilya Door To Door

MINGGU, 24 MARET 2019 | 21:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Barisan pendukung pasangan Joko Widodo-Maruf Amin yang tergabung dalam Komite Pedagang Pasar (KPP) terus melakukan gerilya.

Dengan dana swadaya, mereka melakukan kampanye door to door rumah warga untuk memenangkan pasangan nomor urut 01 itu.

"Mulai hari ini Komite Pedagang Pasar bersama pedagang dan warga di wilayah seluruh Indonesia, melakukan kampanye pintu ke pintu ke rumah-rumah warga di sekitar pasar mensosialisasikan Jokowi-Maruf Amin," kata Ketua Umum KPP Abdul Rosyid Arsyad, Minggu (24/3).


Rosyid menjelaskan dalam kampanye door to door ke rumah rumah warga, KPP bersama pedagang akan membagikan baju, kalender serta stiker bergambar pasangan capres cawapres Jokowi-Maruf Amin.

"Kegiatan door to door ke rumah rumah warga untuk kampanyekan program Jokowi-Maruf Amin yang kami lakukan setiap hari, sekaligus sosialisasikan keberhasilan kinerja Jokowi. Untuk di hari Minggu, biasanya kami barengi dengan senam dan jalan sehat," bebernya.

Lebih lanjut, Rosyid juga mengatakan dana kampanye yang digunakan untuk door to door merupakan hasil urunan dari anggota KPP di beberapa pasar wilayah Indonesia beberapa waktu lalu.

"Kegiatan ini merupakan hasil dana urunan yang kami lakukan sejak beberapa waktu lalu dengan tujuan memenangkan Jokowi Ma'ruf untuk Indonesia Maju" tegasnya.

Sejauh ini, KPP telah membentuk 1.000 posko pemenangan Jokowi-Maruf Amin di seluruh pasar dan rumah rumah masyarakat yang ada di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Sumatera Selatan.

Pembentukan posko pemenangan Jokowi-Maruf Amin masih akan terus berlanjut hingga di seluruh wilayah Indonesia dan akan berkumpul seluruhnya di Istora Senayan, JIE Expo Kemayoran atau SICC Sentul pada 13 April 2019.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya