Berita

Al Ghazali dan Lieus Sungkharisma/Net

Politik

Dhani Ingin Upaya Gempita Indonesia Bisa Perjelas Proses Hukumnya

MINGGU, 24 MARET 2019 | 18:54 WIB | LAPORAN:

Sejumlah musisi dan ratusan alumni Universitas Al Azhar dan Universitas Trisakti berkumpul di Q Lounge Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (23/3) lalu.

Mereka hadir dalam acara Gelar Musik Pencipta Lagu Indonesia (Gempita Indonesia) yang digelar mantan Menpora Adhiyaksa Dault. Acara ini dipersembahkan untuk Ahmad Dhani.

Istri Dhani, Mulan Jameela dan kedua putranya Al Ghazali dan Dul Jaelani turut hadir memberikan persembahan khusus. Selain itu, sejumlah musisi turut andil dan membawakan lagu-lagu ciptaan Ahmad Dhani.


Acara ini juga berhasil mengumpulkan 300 tanda tangan dari alumni dua universitas terkemuka itu sebagai bentuk jaminan bagi upaya penangguhan penahanan Ahmad Dhani.

Ahmad Dhani melalui jurubicaranya, Lieus Sungkharisma sangat mengapresiasi acara tersebut dan menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya pada penyelenggara.

"Dhani berharap upaya yang dilakukan Bapak Adhiyaksa Dault dan kawan-kawan pemusik itu bisa memperjelas proses hukum yang sedang dijalaninya," ujar Lieus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/3).

Sebab, tambah Lieus, sampai hari ini pihaknya masih belum memahami argumen hukum yang digunakan jaksa dalam menahan Ahmad Dhani hingga lebih tiga puluh hari.

"Menurut surat Pengadilan Tinggi Jakarta ke Komnas HAM, Ahmad Dhani ditahan karena pemeriksaan tingkat banding. Faktanya sampai hari ini mas Dhani tidak pernah diperiksa," kata Lieus.

Bahkan, tambah Lieus, pengadilan tinggi sudah memberikan keputusannya soal banding tersebut.

"Lalu selama ini mas Dhani terus ditahan karena apa?" tanya Lieus.

Oleh karena itu, Dhani, kata Lieus, sangat menghargai upaya semua pihak yang menaruh kepedulian terhadap kasus yang menimpanya tersebut.

"Sekecil apapun upaya yang dilakukan teman-teman musisi dan para tokoh bangsa, semua itu pasti akan bermakna bagi kebaikan bangsa ini di masa depan," ujar Lieus.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya